Jumat, 07 Maret 2014

Nada indah

petikkan nada indah lewat gitar nyanyikan lagu indah dan bahagia disaat lagu itu membuat hati bergetar aku merasa ada luka dalam luka luka yang kubuat sepertengah malam tadi menyayat sebuah perasaan manusia jelmaan peri meski hati ini bahagia setelah nyanyikan sebuah lagu namun dihati yang paling dalam menyimpan rasa pilu Pare 04/02/2014 8:16

Surat hitam

lewat surat yang kutulis dengan air garam 
aku muntahkan kotoran-kotoran yang kurasa menjijikkan 
campuran antara air garam dan mutah menjadi tinta hitam 
lalu kutulis surat dengan perasaan geram 
kuingin kau membacanya dan menjilatnya 
memang menjijikkan. namun itu ungkapanku semua 
virus yang merusak sistem tubuhku 
setelah kau tau itu sebuah perasaan geram 
kuingin kau segera membersihkan badan 
 Kediri 01/02/2014 23:50

Sudah cukup derita ini

banjir hanyutkan penghuni negera indonesia binasakan nyawa mereka menuju ujung muara teruslah hujani ribuan pulau ini teruslah goncang tanah pertiwi sampai kau bosan tuhan.. sampai kau dapatkan apa yang kau inginkan mereka kehilangan harta dan keluarga yang membuat mereka harus menderita pada hari ini tangis anak negeri membahana tinggi tetesan air mata ketika melihat manusia tampa nyawa hinggap di depan mata, kini sudah tiada guna apakah ini sebuah cobaan yang kau beri? ataukah sebuah pelampiasan rasa benci? entah, aku tak tau dan tak mau tau namun derita ini sudah cukup melukai jangan kau beri lagi kepada negeri yang kucintai ini Pare 05/02/2014 0:15

Persetan dengan semua

persetan dengan semua... 
nafsu yang terus membelengu 
membuatku hilang kesadaran seperti anak yang dungu 
linglung tampa arah tujuan 
persetan dengan mereka... 
hanya urusan duniawi yang ada dalam pikiran 
uang jadi alasan untuk sebuah kebahagiaan 
lupa akan semua apa yang harus dilakukan 
memenuhi nafsu adalah tujuan dari sebuah pencarian 
persetan dengan kau.. 
tak ada larangan dalam kehidupan yang fana 
sambil berfoya-foya dan angkat segelas bir 
ketika semua telah lenyap dan datanglah derita
pada akhirnya sumpah serapah keluar dari bibir 

 Pare 08/02/2014 13:14

Sajak terahir untukmu

hujan deras membasahi kota ini hanyutkan semua yang mulai bersemi sebuah bibit bunga yang kutanam setelah kau ungkapkan kini telah di hanyutkan oleh air hujan saat kau meminta sebuah belaian manis ku turuti itu agar kau tak lagi menangis ketika bunga itu telah menampakkan keindahannya kau memintaku untuk sirnahkan bunganya untuk sebuah alasan yang kaupun tak tau maknanya dan sekarang aku mencoba untuk memendam bunganya hingga difosilkan oleh sang waktu hingga dimusnahkan oleh sang maha tau hujan sore ini menutup semua skenario buatanmu dan sang waktu menjadi saksi bisu atas semua ucapanmu Pare 09/02/2014 13:37

Alih tuhan akanku

bunga malam ini kini mulai layu dan semerbak wangi itu telah hilang mungkin prasangka ini benar adanya dari pertama aku merenggut senyummu dari pertama aku bertekuk lutut didepanmu mata yang akan terus memandang kematian ujung yang diharapkan berbunga kebahagiaan kini telah kau balikkan pandang dari satu titik yang diinginkan akan datang yaitu sebuah kenikmatan madu yang dibawa oleh kumbang yang diambil dari tanah-tanah gersang hai sang kumbang... bukan aku ini seorang bajingan pemaksa perasaan dan bukan pula seorang pemilik hati yang tuli andai kau baca syair-syair sang sufi cinta tentulah hatimu akan tergoyahkan akan segala perkataan namun berbeda itu pasti tak sama atau hanya sekedar sama nama mungkin juga sebuah tabir penutup gelap melindungi dirinya dari segala rasa malu yang kini mulai merayap memiliki sekuntum atau setaman bunga bangkai yang akan dijamah namun tak sampai duhai bunga yang terasa manis.... berbahagialah setelah berpindah dari hati ke hati atau dari hidup menuju mati karna harum mawar dan manis madu takkan pernah menyentuhmu sampai mati sampai kau masih cinta dengan uniknya hati peduli apa aku dengan itu karna kau tak pernah memberiku mawar merah dan jangan berfikir akan hidup ditaman yang gersang ini dan sekali lagi peduli apa aku dengan sajak busukku tuhan mungkin berencana lain tetang semua kisahku yang kutulis dengan sajak ini atau yang lain Pare 13/02/2014 4:26