Sabtu, 28 Juni 2014

Suara Di Kesunyian

Suara..
Suara malam tak seindah kemarin, sayang!
Kutipan kutipan gemuruh angin berjalan menghentakkan
Telinga mendegarkan setiap denyutan nadi yang kosong
Bukan saja nadi tapi sejuta teriakan hati melong-long

Irama..
Irama sunyi ini menggugah hati nurani dan jiwa
Mengajak bernyanyi dengan lagu-lagu derita
Dan larut bersama air yang mengalir ke muara
Dipinggiran sungai yang beriak, hati ini terus bersuara

Terpaku..
Terpaku dalam diamnya malam yang semu
Bersama jenuh dan rasa kesal memeluk jiwa
Hantarkan raga ini ke jalan yang penuh kegelapan
Lalu bukalah kekosongan ini dengan perdamain


Jogja 29/06/2014 2:43 AM

Kamis, 03 April 2014

Waktuku

Langit cerah setelah mendung datang menghujani tanah

Butiran mutiara terbelah oleh keangkuhan amarah

Dulu kegelapan menyelimuti seluruh  cakrawala

Datang dan pergi setiap dua hari sekali

Selalu begitu saja, entah apa yang telah terjadi

Bumi tak sadar begitu juga lagit seterusnya membisu

Hanya gemuruh suara angin terus menghapiri sepanjang waktu

Kapan titik cerah akan datang dan menerangi?

Hari demi hari burung terus terpaku menunggu datangnya itu

Apakah masih perlu meunggu sang Hyang mengilhami?

Ini dan itu selalu saja ada sambaran petir di langit

Bukannya menjadi berkah, tapi itu menjadi penyakit

Ya, itu penyakit, membusuk seperti penyakit kulit

Ini bukan di kulit tapi di setiap ruang isi hati

Hati yang selalu membanggakan kesombongan itu

Busuk kawan! salah jika mengatakan itu cinta, tapi itu nafsu

Wahai waktu yang terus membisu.....

Sembilah puluh hari langkah ini berjalan terus dan semakin menjauh

Mendekati ajal di ujung kepedihan yang teramat pilu

Diawali hari kamis yang tersenyum kepada ciptaan Tuhan

Dan kapan akan berakhirnya sekenario tuhan ini?

Tentang perjalanan hidupku, kau,dia, dan mereka

Hingga hari-hariku termakan oleh sang waktu

Dan aku menunggu alam menyapaku disaat ajal menjemputku


Kediri,  01/04/2014 20:17

Minggu, 09 Maret 2014

Api dan air kemarin

bukan saat ini dikala kebisingan
bukan pula besok dikala melanda
lembar demi lembar menjadi kenangan tertulis namamu di bait pertama

kisah ini mengalir di hari kamis awal tahun
dan hari kemarin membeku menjadi batu
bagaimana aku kan menulis lagi namamu
sedang cairan itu telah membekukan tanganku

izinkan aku membuka duniamu saat ini biarkan kehangatan dan kesejuakan menyatu
hingga menghiasi hari ceriamu dalam mimpi
dan kuingin api dan air bisa menjadi satu

Kediri 09/03/2014 17:57

Jumat, 07 Maret 2014

Keringat impian


mimpiku dalam kelap malam berahir hujatan
perjalanan panjang aku lewati dari awal tahun menuai kebencian
disetiap selubung pertengkaran
atau setiap kisah-kisah ini yang tertenun 


luka dan letih meneteskan keringat di dahi
bercucuran deras membasahi luka dalam hati
apakah impian itu sangat menyakitkan? 

entahlah, tapi yang kurasa seperti sayatan

Kediri 08/03/2014 10:33

Yang jauh

yang jauh... 
dengan catatan hitam ini ku ungkapkan semua hujatan 
ku ingin kau menbaca bait demi bait 
dan lembar demi lembar tulisan ini
dengan tinta darah dari jari telunjuk, ku gambarkan kepedihan
ku ingin kau melihatnya betapa sakit rasanya luka ini 

yang jauh... 
perih atas membisunya mulutmu tak tertulis dalam ayat imajinasiku 
berhamburan hingga langit menurunkan air mata
ditiap rintik hujan ada bongkahan api yang membuatku sekarat
aku sudah tak dapat mencerna setiap rintikan angan hampa

yang jauh... 
cepat atau lambat waktu akan mengikis dentuman jantung
menarik nafas kemudian hembuskan ke pangkuan tuhan
menunggu terakhir kalinya menutupkan indahnya pandangan 
bekukan jasat ini, dan menyapa mepada sekawanan belatung

Pare 21/01/2014 7:22

Jari cinta

jari-jari cinta menari di dedaunan senja
jatuh mengiringi air mata alam nan sunyi
bilik bilik sandi diduduki kaum peri
menyambut iringan kereta kencana sang pujangga hati
dengarkanlah bisikan ini yang ada diujung penantian
lusuh wajah ini duhai wanita yang terpuji
namun bahagia adalah ini
bukan memaksa diri tapi anugrah yang datang dari ilahi
yang telah lama terpatri dalam mimpi
yang telah lama mengoyakkan hati

Pare 19/02/2014 4:28